Kho-Kotor-ditambal-tanah2Niat baik masyarakat mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas, malah membuat rawan bencana. Lubang jalan di jalan pantura Kandanghaur yang ditambal tanah bercampur batu kerikil dan aneka sampah plastik itu malah membuat permukaan aspal menjadi licin dan membahayakan pengguna jalan yang melintas. Terlebih saat atau usai diguyur hujan.
Seperti terlihat di ruas Jalan Raya Pantura Desa Eretan Kulon, Minggu (14/2). Kondisi permukaan aspal yang berlumpur, membuat lubang jalan tidak kelihatan. Pengendara yang melintas kawasan itu pun harus ekstra hati-hati jika tidak ingin terjungkal masuk ke dalam lubang atau tergelincir lantaran permukaan jalan becek dan licin.
Warga setempat, Sanusi mengatakan penambalan dengan tanah yang dilakukan warga bertujuan supaya tidak membahayakan para pengendara. Sebab, selama ini sering terjadi kecelakaan khususnya kendaraan roda dua. “Setiap hari ada saja yang terjungkal masuk lobang. Kasihan pak. Makanya, warga di sini sukarela menambalnya dengan tanah,” jelas dia.
Maman, warga lain menambahkan, ditambalnya jalan tersebut menggunakan tanah agar para pengguna jalan merasa aman. Karena jika tidak segera ditambal dikhawatirkan kecelakaan terjadi lagi. Dia pun mengaku kesal dengan pihak berwenang yang tidak segera melakukan perbaikan jalan. — via radarcirebon(dot)com

Advertisements